Friday, June 22, 2012

Dagelan

Acara yang paling saya senangi saat kuliah dulu adalah ketika menjelang tidur malam sekitar jam 9 ke atas, sebagai pengantar tidur selalu saya dengarkan lawakan Cak Kartolo cs. Meski diputar berkali-kali seakan saya terbius akan kelucuan2 mereka dan seakan baru pertama kali mendengarkan.


Namun apa masih ada generasi komedian seperti mereka? Saat ini kalau kita melihat segmen acara2 di televisi tanah air, kita disuguhi berbagai macam acara yang harapannya membuat pemirsa tertawa, geli atau pun apa. Namun sepertinya hal tersebut belum dapat menyamai kelucuan grup2 masa lalu seperti Srimulat, Jojon Cs, DKI, Kartolo dll. Acara2 masa kini cenderung mengobral serapah dan banyolan2 yang mengobyek kan fisik seseorang dsb.






10 hari selama liburan di Tanah Air saya miris dengan sajian2 hiburan di televisi kita. Apakah memang pemirsa kita sudah sedemikian dewasa menyikapi tayangan2 tersebut? Pertanyaan terbesar yang perlu segera dicari jawabannya......

Thursday, June 21, 2012

Untuk cita2 yang lebih tinggi

Berbagai sumber mengatakan kalau untuk meraih sesuatu maka dipelukan pengorbanan. Untuk mencapai sesuatu maka pula diperlukan penggemblengan diri/pembelajaran/bersusah2 dahulu dan seterusnya. Kelihatannya hal tersebut jamak kita ucapkan diberbagai kesempatan, namun menjalaninya tidaklah semudah yang kita bayangkan.

Salah satu contoh adalah ketika kita mendidik anak kita dengan mengajari hal2 yang mungkin serasa membosankan/menyakitkan ataupun menyusahkan. Kita tahu bahwa nantinya anak akan mendapatkan gemblengan dan terbiasa jika di masa depan dia mengalaminya. Namun sebagai orang tua..kadang2 terbersit rasa bahwa hal tersebut tidaklah "fair" untuk anak kita. Kita orang tua cenderung memikirkan bagaimana anak kita tidak mengalami hal2 yang berkesan menyengsarakan nya. Solusinya adalah kesabaran.


Baru tadi pagi saya mendengarkan dari youtube ceramah salah satu Ustadz ternama tanah air...ada 3 yang penting kita latih yaitu: 1. Kesabaran berniat 2. Kesabaran berikhtiar dan 3. Kesabaran menerima hasilnya. Segala sesuatu nya dapat dilihat dari 2 sudut pandang: hasil yang tidak sesuai harapan menurut kita bisa dirobah paradigma kita menjadi hasil yang positif. Memang tidaklah mudah melakoni hal ini namun ada baiknya kita latih dan coba.

So...konyil...ini adalah pembelajaran kita semua, meski saat ini kita berjauhan namun ayah dan ibu  yakin nanti nya akan menumbuhkan kemandirian padamu. Semoga kami sekeluarga dapat melatih kesabaran ini ya Rabbi. Amin YRA.

Tuesday, June 19, 2012

Rasa tahunan yang selalu muncul

Seperti biasa setiap tahun kami menjalani rutinitas mudik tahunan ke tanah air tercinta. Dan seperti tahun sebelumnya, pengaturannya adalah saya membawa konyil duluan ke tanah air, lalu saya tinggal kembali dan nantinya pada akhir masa liburan summer ibunya konyil akan nyusul dan menjemput dia balik lagi ke tempat kami mencari nafkah.

Saat ini saya mengalami masa kangen luar biasa seperti tahun lalu kepada si konyil. Baru 2 hari saya tinggalkan buah hati dengan neneknya di tanah air, rasanya hampir setiap detik terbayang wajhnya, kelucuan2nya serta celoteh2 nya yang sering kali memang membuat tawa kami. Padahal masih ada sekitar 7 mingu ke depan saya baru akan bisa bertemu dengan nya. Ya Allah SWT, kuatkanlah hatiku berjauhan sementara dari buah hatiku ini. Semoga dia juga kuat berjauhan dari kedua orang tuanya. Amin YRA.


Tahun ini mungkin tidak seberat yang saya rasakan tahun lalu karena setelah saya kembali ke tempat rantau kami, saya menghitung paling tidak 365 hari lagi saya baru akan bisa merasakan nikmatnya bertemu dengan keluarga besar saya. Tahun ini agak berbeda karena rencananya dua adik saya akan berkunjung ke tempat rantau kami sekitar akhir tahun ini. Setelah itu baru saya menghitung kembali 6 bulan kedepan untuk bisa bertemu dengan mereka2 yang saya cintai. Dan nikmatnya adalah, bahwa 6 bulan setelahnya, genaplah masa tugas sementara kami di rantau...artinya kemungkinan besar kami akan kembali ke tanah air untuk meneruskan pekerjaan kami di sana. Semoga apa yang kami cita2 kan Engkau Ridhlo i ya Allah. Amin YRA.